https://www.treesmie.com Treesmie – Tempat Kata Bertumbuh.: 🐕 Keseharian - Berhenti Sejenak

Treesmie

tempat kata bertumbuh dan hati beristirahat

Mari bertemu juga di Instagram 🤎

Di sana aku berbagi cerita-cerita kecil yang melengkapi setiap tulisan di Treesmie.

@benanglangitsenja

🌷 Puisi

Masuk ke Puisi →

🌿 Renungan

Lihat Renungan →

☀ Keseharian

Ikuti Cerita →
Keseharian

Berhenti Sejenak


Dalam perjalanan pulang,
lampu merah membuatku berhenti sejenak.

Di depanku,
seorang pria berjalan bersama seekor dogi
yang mengenakan leash.
Entah ia pemiliknya atau seorang pelatih,
aku tidak tahu.

Yang menarik perhatianku
justru bukan langkah mereka.
Melainkan cara dogi itu memandang
orang yang berjalan di sampingnya.

Beberapa kali ia mendongakkan kepalanya,
seolah sedang menunggu sesuatu.

Mungkin sebuah pujian.
Mungkin sebuah belaian.
Atau mungkin hanya ingin memastikan
bahwa orang yang menggenggam tali itu
ada di sampingnya.

Namun perhatian orang itu tampaknya
tertuju pada telepon genggam di tangannya.

Sesaat kemudian,
sebuah mobil pikap berhenti di belakang mereka.

Entah karena suara mesin
atau bentuk kendaraan itu,
dogi tersebut tampak terkejut.

Ia ingin berlari menjauh.
Wajahnya berubah panik,
tubuhnya menegang,
lalu terdengar suara lirih
seperti ketakutan.

Yang kulihat berikutnya
hanyalah leash yang ditarik lebih kuat
agar ia tetap berjalan.

Aku tidak tahu cerita lengkap mereka.

Mungkin memang begitulah
cara ia melatih dogi itu.

Aku tidak berada di posisi
untuk menilai,
apalagi menyimpulkan.

Tetapi pemandangan singkat
di lampu merah itu
meninggalkan sesuatu dalam benakku.

Kadang-kadang kita pun
pernah berada di posisi yang sama.

Sering kali yang kita butuhkan saat takut
bukan seseorang yang segera membawa kita pergi,
melainkan seseorang yang bersedia
berhenti sejenak bersama kita.

Membiarkan kita menarik napas.

Membuat kita merasa
tidak sendirian.

Lalu berkata...

"Tidak apa-apa... aku di sini."

Dan betapa berharganya rasa aman,
ketika seseorang memilih untuk memahami
sebelum meminta kita kembali melangkah.

Lampu lalu lintas berubah hijau.
Kendaraan mulai bergerak,
dan aku pun melanjutkan perjalanan.

Bersama bayangan tatapan dogi itu,
yang tetap ikut pulang bersamaku.


Rasa aman sering kali
tidak lahir dari jawaban yang tepat.

Ia lahir dari seseorang
yang memilih berhenti sejenak...
lalu tetap tinggal.

Kalau ingin meninggalkan cerita kecilmu di sini, aku akan senang membacanya 🌙

Tidak ada komentar:

Posting Komentar