Hitungan Hari 📆
Ketika hari yang dinanti semakin dekat,
doa menjadi semakin panjang.
Hanya tinggal dua hari lagi
menjelang pernikahan anak bungsuku.
Waktu terasa berjalan perlahan...
namun di dalam hati,
ada debar yang sulit dijelaskan.
Aku sering bertanya dalam hati,
akan seperti apakah nanti hari itu?
Pertanyaan itu selalu kubawa
dalam setiap doa.
Semoga semua acara berjalan dengan baik.
Memberikan kebahagiaan bagi kedua mempelai,
bagi keluarga,
dan juga bagi setiap tamu yang akan hadir.
Persiapan demi persiapan
sudah kami lalui.
Souvenir untuk para tamu
sudah selesai dikemas.
Souvenir untuk para vendor pun
sudah siap diberikan.
Rasanya masih sulit percaya...
untuk pertama kalinya
aku membuat souvenir pernikahan
dengan hasil rajutanku sendiri.
Ada sedikit rasa ragu.
Ada sedikit rasa malu.
Apakah para tamu akan menyukainya?
Atau...
setelah acara selesai,
souvenir itu akan terlupakan begitu saja?
Anakku bahkan menambahkan
sebuah tag kecil pada souvenir itu.
Flower Coaster Crochet
Handmade by Mama
Entah mengapa...
membaca tulisan sederhana itu
membuat hatiku hangat.
Untuk baju pengantin,
semuanya sepertinya sudah siap.
Aku sangat bersyukur kepada bridal
yang menanganinya.
Di tengah begitu banyak acara
yang harus mereka kerjakan,
mereka masih meluangkan waktu
untuk memikirkan detail demi detail
acara anakku.
Bahkan ada satu hal
yang sama sekali tidak kusangka.
Baju yang awalnya hanya akan kusewa
untuk acara pemberkatan,
bahkan sudah kupikir
akan memakai gaun yang pernah dikenakan orang lain,
ternyata di akhir proses
justru dibuatkan baru.
Semata-mata agar serasi
dengan gaun yang dikenakan mempelai.
Aku benar-benar terharu.
Saat itu aku sadar...
Kebaikan memang sering datang
tanpa pernah kita minta.
Kadang melalui orang-orang
yang bahkan baru kita kenal.
Semakin mendekati hari itu,
semakin banyak orang
yang Tuhan hadirkan untuk membantu.
Vendor-vendor yang bekerja
dengan sepenuh hati.
Keluarga yang saling menguatkan.
Teman-teman yang ikut mendoakan.
Di tengah segala kesibukan ini...
aku belajar melihat satu hal.
Tuhan ternyata
tidak hanya mempersiapkan sebuah acara.
Ia juga menghadirkan
begitu banyak orang baik
di sepanjang perjalanannya.
Dan bagiku...
itulah anugerah yang sesungguhnya. 🤎
syukur justru semakin bertambah.
— Treesmie 🌿
hari-hari yang dipenuhi rasa deg-degan,
namun juga penuh syukur?
Aku akan senang jika kalian ingin berbagi cerita. 🤎
Tidak ada komentar:
Posting Komentar