Tidak Semua Hari Sama
Tidak semua hari terasa menyenangkan.
Kadang ada hari-hari yang berjalan seperti biasa.
Kadang pula ada hal kecil yang tanpa disadari
membuat hati terasa kurang nyaman.
Seperti yang kualami pagi ini.
Saat berpapasan dengan seseorang
yang sudah cukup sering kutemui.
Aku mencoba menyapa.
Namun sapaan itu dibalas singkat,
bahkan terasa dingin.
Mungkin karena ia tidak terlalu menyukai
kehadiran anabul-anabulku yang sesekali
mampir ke halaman rumahnya,
karena di sana ada teman untuk disapa
Padahal bagiku,
mereka hanya sedang menjalani
caranya sendiri untuk berteman.
Sesama anabul saja senang saling berkunjung.
Melihat itu membuatku tersenyum.
Namun di saat yang sama,
aku juga bertanya-tanya.
Mengapa ada orang yang memilih menjauh dari orang lain?
Mengapa ada yang merasa lebih nyaman
berjalan sendiri,
tanpa ingin membuka ruang bagi siapa pun?
Mungkin setiap orang memiliki
alasan yang tidak selalu kita pahami.
Mungkin ada cerita yang tidak kita ketahui.
Atau mungkin memang begitulah cara mereka menjaga dirinya.
Dan semakin kupikirkan, semakin kusadari...
Tidak semua orang memandang dunia dengan cara yang sama.
Sebagian menikmati sapaan kecil di pagi hari.
Sebagian lainnya memilih menyimpan dirinya dalam diam.
Dan tidak apa-apa.
Karena seperti langit
yang tidak selalu berwarna sama,
manusia pun demikian.
Ada yang hangat seperti mentari pagi.
Ada yang tenang seperti awan yang berlalu.
Ada pula yang memilih menjaga jarak.
Hari ini aku belajar satu hal kecil.
Bahwa tidak semua orang harus menyukaiku.
Dan tidak semua orang harus berjalan
dengan cara yang sama denganku.
Mungkin yang perlu kulakukan
hanyalah tetap menjadi diriku sendiri.
Tetap menyapa.
Tetap bersikap baik.
Lalu melanjutkan langkah dengan hati yang ringan 🌿
Seperti langit yang memiliki banyak warna,
manusia pun memiliki caranya masing-masing untuk menjalani hidup.
Kalau ingin meninggalkan cerita kecilmu di sini, aku akan senang membacanya 🌙
Tidak ada komentar:
Posting Komentar