Keseharian
πΏ Yang Tidak Lagi Ku Sembunyikan
Aku pernah berpikir… aku harus kuat sendiri.
Menyimpan semuanya rapat-rapat, agar tidak merepotkan siapa pun.
Seolah lelah adalah sesuatu yang harus kusembunyikan.
Tapi ternyata… aku salah.
Di saat aku mulai jujur,
di saat aku berhenti menutupi bahwa aku lelah…
Tangan-tangan itu datang.
Pelan… tanpa menghakimi.
Mereka tidak bertanya kenapa aku jatuh,
mereka hanya berkata… “kami ada.”
Dan di situlah aku mengerti—aku tidak pernah benar-benar sendirian.
Pada-Mu lah ketenangan dan kekuatanku,
dan melalui mereka… aku dipulihkan.
πΏ tangan-tangan yang menopangku
— Treesmie
Tidak ada komentar:
Posting Komentar