Renungan Treesmie
Pagi ini,
aku menyadari bahwa senyumku tidak datang karena sesuatu yang luar biasa.
Ia datang karena aku sempat berhenti.
Berhenti sejenak
untuk melihat,
untuk mendengar,
dan untuk merasakan hal-hal kecil yang ternyata sudah ada di sekelilingku sejak lama.
Hal-hal yang sering dianggap biasa...
Padahal, ketika kita berhenti sejenak untuk memperhatikannya, di sanalah senyum itu muncul.
Hanya karena tingkah lucu hewan peliharaan kita...
kita bisa tersenyum.
Hanya karena rutinitas sederhana...
bertemu rekan kerja, saling menyapa, atau berjabat tangan...
kita bisa tersenyum.
Atau ketika melihat hasil karya kita menjadi bagian dari keseharian orang lain...
hati ini ikut tersenyum.
Bukan karena karya itu paling bagus.
Bukan pula karena harganya mahal.
Melainkan karena sesuatu yang kita buat ternyata bermanfaat bagi orang lain.
Dan itu...
cukup untuk membuat hati terasa hangat.
Hari ini aku ingin berhenti sejenak.
Melihat sekeliling...
Lalu menyadari bahwa begitu banyak alasan kecil untuk bersyukur yang sering kali terlewat begitu saja.
Tanpa kusadari...
setiap kali aku tersenyum,
senyum itu sering kali mengundang senyum dari orang lain.
Betapa indahnya jika dunia diisi oleh senyum-senyum yang tulus.
Mungkin aku tidak bisa membuat semua orang tersenyum.
Tetapi...
aku bisa memulainya dari diriku sendiri.
dalam bentuk yang sangat kecil,
sampai kita harus sengaja berhenti
agar tidak melewatkannya.🤎
Tidak ada komentar:
Posting Komentar