Renungan Treesmie
Jejak kasih 👣
Dalam diam, aku merenung.
Tentang hari-hari yang telah kulalui.
Begitu banyak yang telah berlalu,
seolah datang dan pergi begitu saja.
Namun aku tak ingin
waktu terus berjalan
tanpa meninggalkan makna.
Aku ingin mengisi hari-hari yang masih Tuhan percayakan
dengan hal-hal yang berharga.
Setidaknya... bagiku.
Dan kalau Tuhan berkenan,
kiranya juga dapat menjadi berkat
bagi orang lain.
Berapa lama sudah
aku membiarkan waktu berlalu
tanpa benar-benar menghargainya?
Padahal setiap hari yang pergi
tak akan pernah kembali.
Yang tertinggal hanyalah kenangan, yang tak dapat kuulang lagi.
Kini,
di sisa usia yang perlahan menuju senja,
aku ingin meninggalkan sesuatu
untuk anak cucuku kelak.
Bukan harta benda.
Bukan pula kekayaan.
Melainkan jejak kasih
yang dapat mereka temukan
ketika suatu hari mereka merindukanku.
Salah satunya...
adalah tulisan-tulisan ini.
Mungkin kelak,
saat aku tak lagi dapat bercerita,
mereka akan singgah.
Membaca setiap kata
yang kutulis
dengan hati.
Hati yang terus belajar
mengasihi.
Karena kasih...
tak pernah benar-benar padam.
"Jika suatu hari nanti nama kita hanya tinggal kenangan,
apa yang akan tetap hidup di hati orang-orang yang kita kasihi?
Mungkin bukan seberapa banyak yang kita miliki,
melainkan seberapa besar kasih yang sempat kita tinggalkan."
Tentang hari-hari yang telah kulalui.
Begitu banyak yang telah berlalu,
seolah datang dan pergi begitu saja.
Namun aku tak ingin
waktu terus berjalan
tanpa meninggalkan makna.
Aku ingin mengisi hari-hari yang masih Tuhan percayakan
dengan hal-hal yang berharga.
Setidaknya... bagiku.
Dan kalau Tuhan berkenan,
kiranya juga dapat menjadi berkat
bagi orang lain.
Berapa lama sudah
aku membiarkan waktu berlalu
tanpa benar-benar menghargainya?
Padahal setiap hari yang pergi
tak akan pernah kembali.
Yang tertinggal hanyalah kenangan, yang tak dapat kuulang lagi.
Kini,
di sisa usia yang perlahan menuju senja,
aku ingin meninggalkan sesuatu
untuk anak cucuku kelak.
Bukan harta benda.
Bukan pula kekayaan.
Melainkan jejak kasih
yang dapat mereka temukan
ketika suatu hari mereka merindukanku.
Salah satunya...
adalah tulisan-tulisan ini.
Mungkin kelak,
saat aku tak lagi dapat bercerita,
mereka akan singgah.
Membaca setiap kata
yang kutulis
dengan hati.
Hati yang terus belajar
mengasihi.
Karena kasih...
tak pernah benar-benar padam.
"Jika suatu hari nanti nama kita hanya tinggal kenangan,
apa yang akan tetap hidup di hati orang-orang yang kita kasihi?
Mungkin bukan seberapa banyak yang kita miliki,
melainkan seberapa besar kasih yang sempat kita tinggalkan."
Tulisan adalah jejak kasih yang tetap berbicara,
bahkan ketika penulisnya telah lama terdiam
— Treesmie 🌿
bahkan ketika penulisnya telah lama terdiam
— Treesmie 🌿
Tidak ada komentar:
Posting Komentar