Renungan Treesmie
Aku tak tahu
bagaimana langkahku bisa sampai sejauh ini.
Rasanya,
apa yang kualami beberapa bulan terakhir
begitu ajaib.
Jika tidak mengalaminya sendiri,
mungkin aku pun sulit mempercayainya.
Tahun lalu
aku masih hidup dalam ketakutan.
Merasa jalan-jalanku buntu.
Merasa tidak ada lagi
yang bisa kulakukan.
Namun ternyata...
yang perlahan
membukakan pintu demi pintu.
Dia tidak membukakan
pintu yang besar.
Dia hanya menunjukkan
satu celah kecil...
lalu menunggu
aku berani mengetuknya.
Satu demi satu
masalahku terselesaikan.
Dan ketika satu pintu terbuka,
ternyata ada pintu lain
yang menunggu untuk kubuka.
Di baliknya
ada hal-hal baru
yang tidak pernah kurencanakan
sebelumnya.
Begitu seterusnya.
Saat satu pintu terbuka,
kulihat pintu lain
menunggu untuk kubuka lagi.
Hari-hari pun terasa berbeda.
Aku melangkah lebih ringan,
membuka perlahan
pintu-pintu kecil
yang Tuhan sediakan.
Dan di balik pintu-pintu itu
aku menemukan ruang-ruang
untuk berkarya.
Mungkin...
di sinilah
salah satu tempat
yang Tuhan siapkan untukku.
Tempat aku belajar,
berkarya,
dan menemukan kembali
langkah-langkahku.
Aku hanya bisa berkata...
Terima kasih, Tuhan.
Untuk setiap pintu kecil
yang Kau tunjukkan.
Untuk setiap langkah
yang Kau izinkan.
Dan untuk semua hal
yang ternyata
tidak pernah kurencanakan,
namun Kau siapkan
dengan begitu indah.
Aku selalu bersyukur.
adalah awal dari perjalanan
yang belum pernah kita bayangkan.🤎
Tidak ada komentar:
Posting Komentar