Treesmie

tempat kata bertumbuh dan hati beristirahat

🌷 Puisi

Masuk ke Puisi →

🤍 Tentang Sahabat

Baca di sini →

🌿 Renungan

Lihat Renungan →

☀ Keseharian

Ikuti Cerita →

🌸 Puisi Seri

Kumpulan puisi bersambung.

Buka Seri →

✨ Puisi Tunggal

Puisi yang berdiri sendiri.

Buka Tunggal →

🌿 Renungan

Catatan kecil yang menenangkan.

Buka Renungan →

Senin, 23 Februari 2026

🌷 Puisi Treesmie #8

Doa di Keheningan Malam

Saat tertunduk dalam doa,
kusematkan namamu di antara lirihku.
Janganlah hal buruk menyentuhmu, Sahabat.

Aku percaya,
Tuhan tak pernah memberi beban
melebihi kuatnya pundak manusia.
Dan engkau…
adalah jiwa yang ditempa untuk bertahan.

Di hening malam,
tetes hujan menyentuh dedaunan,
mengetuk kaca jendelaku pelan.
Aku bersujud di hadapan-Mu, Tuhanku.

Engkaulah Allah yang berkuasa,
langit dan bumi dalam genggaman-Mu,
segala hidup berada di tangan-Mu.

Dengan segala kelemahanku,
aku datang membawa satu nama.
Angkatlah sakit yang menggerogoti tubuhnya,
ringankanlah beban yang menyesakkan dadanya.

Dengan hati yang rapuh,
aku memohon belas kasih-Mu.
Apa pun yang Engkau anggap baik,
jadikanlah itu bagian terbaik baginya.

Dalam kegundahan,
aku tetap belajar bersyukur —
karena Engkau hadir,
bahkan di tengah kesesakan.

Air mataku tak jatuh sia-sia,
Engkau menampungnya dalam kirbat-Mu.

Di dalam nama Putra-Mu yang tunggal,
Yesus Kristus,
kuserahkan doa ini
pada keheningan malam.

Amin.

“Doa yang tulus selalu menemukan jalannya menuju kasih.”

Treesmie

Tidak ada komentar:

Posting Komentar