Treesmie

tempat kata bertumbuh dan hati beristirahat

Selasa, 10 Februari 2026

Renungan — Ketika Waktu Mengingatkan

Kadang hidup tidak memberi tanda lebih dulu.
Ia hanya datang seperti angin tiba-tiba,
mengubah suasana yang tadinya hangat
menjadi sunyi yang sulit dijelaskan.

Kami pernah tumbuh bersama —
anak-anak kecil dengan mimpi sederhana,
lalu dewasa, berpisah,
dan akhirnya bertemu lagi
dengan cerita keluarga,
tawa reuni,
dan rasa syukur karena masih dipertemukan.

Kami pikir waktu akan ramah pada kami.
Ternyata waktu hanya berjalan,
tidak pernah berjanji.

Kini sahabat itu masih ada,
tetapi dalam tubuh yang rapuh.
Tawanya yang dulu ringan
berganti keluhan pelan.
Melihatnya, hati seperti belajar diam —
karena tak semua sedih bisa dijelaskan.

Dari situ aku mengerti sesuatu:
kita ini tidak kekal.
Sehat hari ini bukan jaminan esok,
dekat hari ini belum tentu lama.

Yang tersisa hanyalah kesempatan
untuk hadir sepenuh hati,
menggenggam tangan yang masih bisa digenggam,
mengucap sayang sebelum terlambat,
dan mensyukuri kebersamaan
yang ternyata sangat rapuh.

Mungkin hidup bukan soal
berapa lama kita bersama,
tetapi seberapa tulus
kita saling menjaga
selagi waktu masih memberi ruang.

🍂 “Ada yang pergi bersama angin, tapi maknanya tetap tinggal.”

Tidak ada komentar:

Posting Komentar