Lembar XIII
πΏBila Harus Melepaskan
— Tentang Sahabat
Melihatmu terbaring tanpa daya,
kami tak tega.
Namun melepasmu pergi,
kami pun tak rela.
Dalam hati berkecamuk,
berbagai rasa yang tak terucap.
Kami hanya temanmu,
teman dari masa kecil yang sederhana,
yang kini hanya bisa diam
melihat keadaanmu dari kejauhan.
Kami mencoba belajar merelakan,
meski belum sepenuhnya mampu,
karena kami tahu—
kau sudah lelah
dengan semua yang harus kau tanggung.
Bukan kami tak ingin datang,
bukan kami tak peduli.
Namun hati ini belum cukup kuat
untuk melihatmu yang begitu berbeda
dari yang kami kenal dulu.
Maka biarkan…
kami menyimpanmu
dalam kenangan yang hangat.
Tentang tawa yang pernah kita bagi,
tentang hari-hari yang ringan,
tentang dirimu yang penuh cahaya.
Bukan tentang sakit yang kini kau jalani,
bukan tentang lemah yang kami saksikan.
Kami memilih mengingatmu
sebagai kamu yang dulu—
yang hidup,
yang kuat,
yang tersenyum tanpa beban.
Dan bila nanti waktunya tiba…
kami akan melepaskanmu pelan-pelan,
dengan doa yang tak akan putus,
dan kenangan yang tetap utuh.
kami tak tega.
Namun melepasmu pergi,
kami pun tak rela.
Dalam hati berkecamuk,
berbagai rasa yang tak terucap.
Kami hanya temanmu,
teman dari masa kecil yang sederhana,
yang kini hanya bisa diam
melihat keadaanmu dari kejauhan.
Kami mencoba belajar merelakan,
meski belum sepenuhnya mampu,
karena kami tahu—
kau sudah lelah
dengan semua yang harus kau tanggung.
Bukan kami tak ingin datang,
bukan kami tak peduli.
Namun hati ini belum cukup kuat
untuk melihatmu yang begitu berbeda
dari yang kami kenal dulu.
Maka biarkan…
kami menyimpanmu
dalam kenangan yang hangat.
Tentang tawa yang pernah kita bagi,
tentang hari-hari yang ringan,
tentang dirimu yang penuh cahaya.
Bukan tentang sakit yang kini kau jalani,
bukan tentang lemah yang kami saksikan.
Kami memilih mengingatmu
sebagai kamu yang dulu—
yang hidup,
yang kuat,
yang tersenyum tanpa beban.
Dan bila nanti waktunya tiba…
kami akan melepaskanmu pelan-pelan,
dengan doa yang tak akan putus,
dan kenangan yang tetap utuh.
“π Melepaskan, bukan berarti melupakan— melainkan menyimpan dengan cara yang paling tenang π”
— Treesmie
π
Tidak ada komentar:
Posting Komentar